Paralayang Mantantimali Celebes, Pemandangan Kota dan Kesejukan Alami Pegunungan

Seperti siang yang selalu datang setelah malam, bahagia yang selalu hadir setelah air mata. Begitupun perjalanan saya kali ini, menuju Mantantimali selama empat puluh lima menit dengan mengendarai sepeda motor dari kota Palu, disambut dan ditemani warna warni pelangi setelah guyuran hujan.

Pelangi di Mantantimali
Pemandangan menuju lokasi paralayang Mantantimali

Jarak yang sangat singkat bagi saya yang merindukan suasana alam yang asri, segar dan menenangkan yang jauh dari polusi kota metropolitan serta hiruk pikuk keramaian masyarakat urban. Sejauh mata memandang terlihat hamparan persawahan penduduk setempat, kebun kelapa yang tak kunjung habisnya menemani perjalanan ini. Tidak hanya itu saja, pemandangan kota yang terlihat jelas, hamparan lautan serta bukit bukit hijau yang memanjakan mata yang setia menemani perjalanan ke lokasi paralayang Mantantimali. Tidak ada lukisan yang mampu menggambarkan indahnya ciptaan Tuhan yang membentang luas yang mampu membuat mata ini terpesona dan kehabisan kata.

Pembuatan video http://www.useewhatisaw.com
Lokasi Paralayang Mantantimali <>1.500mdpl
Welfie di hamparan surga Tuhan di dunia
Dokumentasi dengan DJI Osmo
Hamparan yang biasa digunakan untuk mendirikan tenda

Tiba di Mantantimali yang mempunyai ketinggian sekitar 1.500 mdpl, lokasi yang biasa di pakai sebagai tempat acara perlombaan atau pertunjukan paralayang ini, saya dikejutkan dengan berbagai keunikan. Selain lokasinya yang sangat strategis untuk paralayang, disini juga banyak spot spot yang sangat cantik untuk pengambilan gambar bagi yang gemar fotografi. Tidak heran tempat ini bukan hanya terkenal di lingkup nasional melainkan sudah bergema ke kancah internasional.

Dengan menuruni tebing yang sedikit terjal bisa ditemukan rumah pohon yang sangat unik. Sedikit menguji adrenalin untuk turun dan mengambil gambar disini. Selain itu ada juga rumah kayu yang membutuhkan tenaga ekstra untuk bisa menaikinya, tentu saja bukan hal yang sia sia karna pemandangan yang bisa kita nikmati jauh lebih indah.

Rumah pohon ditebing yang terjal
Tanjakan ke rumah kayu
Tanjakan ke rumah kayu
Rumah kayu
Menikmati pemandangan dari rumah kayu

Disini tersedia baruga atau bangsal besar yang bisa digunakan untuk acara atau perhelatan. Dan juga ada dua pondok untuk tamu yang ingin menghabiskan malam. Tentu saja dengan keterbatasan tempat menginap, pengunjung bisa saja menyediakan tenda pribadi.

Pemandangan dari baruga
Bersantai di baruga

Susana malam disini bisa lebih menyenangkan bila kita membawa persediaan untuk barbeque atau sekedar masak masak kecil. Bisa menghabiskan malam disini merupakan satu kenangan indah dan menenangkan yang akan selalu melekat di memori. Satu lagi cerita manis dari Timur Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s